Berita


Persyaratan PPDB SMAN 1 Subang

PPDB SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA)

 

PPDB  SMA  terdiri  dari  empat  jalur,  meliputi:  jalur  zonasi,  afirmasi, perpindahan, dan prestasi.

1. Persyaratan PPDB SMA

 

a. Seluruh dokumen persyaratan disiapkan fotocopy dan aslinya.

 

Diserahkan saat daftar ulang, setelah pengumuman penerimaan peserta didik baru (jika masa darurat Covid19 sudah berakhir).

b. Jika masa darurat Covid-19 belum berakhir hingga daftar ulang, akan

 

diinformasikan melalui website PPDB untuk penyesuaian selanjutnya. c.  Kelengkapan persyaratan administrasi PPDB yang harus dipenuhi oleh  Calon  Peserta  Didik  SMA  berupa  persyaratan  umum  dan

persyaratan khusus:

 

1)  Persyaratan Umum:

 

a)   Ijazah    SMP/sederajat    atau    surat    keterangan    yang berpenghargaan sama dengan ijazah SMP/ijazah Program Paket B/Ijazah satuan pendidikan luar negeri yang dinilai/dihargai sama/setingkat dengan SMP;

b)   Akta kelahiran dengan batas usia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan, dan belum menikah;

c Kartu Tanda Penduduk Orang Tua Siswa

 

d)   Kartu Keluarga yang menerangkan bahwa Calon Peserta Didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 1 (satu) tahun;

e Data nilai rapor semester 1 sampai semester 5

 

f)    Dokumen surat tanggungjawab mutlak atau pakta integritas orang tua yang menyatakan data Calon Peserta Didik asli, dan bersedia dikenakan sanksi jika terbukti ada pemalsuan, dibubuhi materai dan ditanda tangan orang tua.

2)  Persyaratan Khusus:

 

a)  Piagam prestasi kejuaraan berjenjang yang dimiliki dan sesuai kriteria yang ditetapkan untuk jalur prestasi;

b)  Calon Peserta Didik dari daerah bencana alam atau bencana

 

sosial yang ditetapkan sebagai bencana nasional maupun daerah, menyerahkan Surat Keterangan Domisili dari RT/RW yang dilegalisir oleh Lurah/Kepala desa setempat;


c) Surat  penugasan  dari  instansi,  lembaga,  kantor,  atau perusahaan yang memberi tugas untuk jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan/atau anak guru;

d)  Kartu keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan dari pemerintah atau pemerintah daerah (Kartu Indonesia Pintar, Program Keluarga Harapan, Kartu Indonesia Sehat dan bukti lain yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah);

2. Tata Cara Pendaftaran SMA

 

aPendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui laman website resmi PPDB Tahun Pelajaran 2020/2021 Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan alamat:  http://ppdb.disdik.jabarprov.go.id atau laman website masing-masing satuan Pendidikan (SLB) dengan alamat terlampir.

b. Jika    pendaftaran    selesai,    selanjutnya    pendaftar   melakukan

 

pencetakan bukti pendaftaran dari laman PPDB.

 

c.   Bagi Calon Peserta Didik/orang tua yang terkendala untuk mendaftar secara daring, dapat berkordinasi dengan walikelas sekolah asal (SMP/MTs), untuk didaftarkan oleh pihak sekolah.

dCaloPeserta Didik afirmasi  melakukan  pendaftaran daring oleh sekolah asal dengan bantuan operator sekolah.

e. Pendaftaran PPDB SMA dilakukan dalam dua (2) tahap dengan ketentuan sebagai berikut:

1) Tahap   pertam adala pendaftaran   jalur   afirmas (KETM),

 

perpindahan  orang  tua  /anak  guru,  dan  jalur  prestasi  nilai akademik rapor maupun prestasi perlombaan (jadwal terlampir).

2) Tahap   kedua   adala pendaftaran   jalur   zonas (termasuk

 

disabilitas).

 

3) Calon Peserta Didik hanya dapat memilih 1 (satu) jalur pendaftaran

 

PPDB pada tahap pendaftaran pertama.

 

4) Calon Peserta Didik yang tidak lolos seleksi pada jalur afirmasi, perpindahan orang tua siswa/anak guru, serta jalur prestasi pada tahap 1 dapat mendaftar kembali pada jalur zonasi di tahap kedua.

5) Calon Peserta Didik yang tidak lolos pada jalur afirmasi di sekolah negeri akan disalurkan Dinas Pendidikan Provinsi ke sekolah swasta terdekat domisili.

f.   Bagi  pendaftar  dengan  daring  langsung  atau  dengan  bantuan operator sekolah asal, ketentuan pendaftaran sebagai berikut:


1) Mengikuti  alur  tahapan  pendaftaran  sebagaimana  dijelaskan pada BAB III bagian C;

2) Mencetak bukti pendaftaran dari website PPDB;

 

3) Bukti    fisik    fotocopy    dan    asli    dokumen    persyaratan, didokumentasikan dalam map untuk diserahkan ke sekolah yang dituju setelapengumuman  PPDB, pada jadwal daftar ulang (informasi   menyusul,   menyesuaikan   dengan   kondisi   masa darurat Covid19).

g.  Pilihan  sekolah  dapat  memilih  sekolah  negeri  atau  swasta  yang

 

mendapat bantuan dana BOS (daftar sekolah terlampir).

 

h. Calon Peserta Didik jalur afirmasi dapat mendaftarkan di dalam atau di luar wilayah zonasi domisili peserta didik sepanjang memenuhi persyaratan.

i.  Calon Peserta Didik SMA jalur zonasi, dapat memilih sekolah pilihan

 

ke satu dan pilihan ke dua dalam zona yang sesuai tempat domisili,

 

j.   Calon Peserta Didik SMA jalur prestasi akademik nilai rapor, dapat memilih satu sekolah pilihan di dalam atau luar zonasi .

k. Calon Peserta Didik SMA jalur prestasi kejuaraan, dapat memilih satu sekolah pilihan di dalam atau luar zonasi yang memfasilitasi pembinaan prestasi sesuai jenis bidang prestasi yang dimiliki Calon Peserta Didik;

l.   Calon Peserta Didik jalur perpindahan tugas orang tua dapat memilih dua sekolah pilihan dengan ketentuan di luar wilayah zonasi domisili asal Calon Peserta Didik, dibuktikan:

1)  alamat pada Kartu Keluarga;

 

2)  surat perpindahan tugas perpindahan;

 

m. Calon  Peserta  Didik  anak  guru/tenaga  pendidik  atau  tenapa kependidikan, dapat memilih dua sekolah pilihan dalam zonasi.

3. Seleksi PPDB SMA

 

a. Seleksi jalur zonasi

 

Seleksi jalur zonasi dilakukan dengan tahapan sebagai berikut:

 

1) Verifikasi  data  Calon  Peserta  Didik  oleh  operatosekolah berdasarkan data yang diinput pendaftar;

2) Seleksi dilakukan dengan prioritas utama jarak tempat tinggal

 

terdekat ke satuan pendidikan dalam zonasi yang ditetapkan;

 

3) Jarak tempat tinggal terdekat dihitung berdasarkan jarak radius dari tempat tinggal ke satuan pendidikan menggunakan sistem teknologi informasi geolokasi;


4) Seleksi  dilakukan  melalui  pemeringkatan  jarak  oleh  sistem teknologi informasi hingga batas kuota yang ditetapkan satuan Pendidikan (minimal 50%);

5) Calon peserta didik disablitas atau Anak Berkebutuhan Khusus, maksimal 1 per-rombongan belajar;

6) Jika pada batas kuota terdapat beberapa Calon Peserta Didik

 

yang memiliki jarak sama, maka dilakukan seleksi selanjutnya dengan urutan prioritas Calon Peserta Didik yang berusia lebih tua;

7) Jika di pilihan ke satu sampai batas kuota tidak lolos karena daya tampung, pemeringkatan selanjutnya dilakukan di satuan pendidikan pilihan dua dalam zona yang sama;

8) Jika sampai batas kuota di sekolah pilihan dua tidak lolos, Calon

 

Peserta Didik dinyatakan tidak diterima di sekolah tersebut;

 

b. Seleksi jalur afirmasi (Keluarga Ekonomi Tidak Mampu).

 

Seleksi jalur afirmasi melalui tahapan:

 

1)  Verifikasi data Calon Peserta Didik dari keluarga ekonomi tidak mampu dan/atau disabilitas yang telah diinput saat mendaftar;

2Seleksi  dilakukan  melalui  pemeringkatan  jarak  hingga  batas kuota yang ditetapkan satuan pendidikan (minimal 20%). Kuota Calon Peserta Didik disabilitas maksimal 8 orang perombel atau disesuaikan dengan kesiapan kondisi sekolah;

3)  Jik beberap sisw memilik jarak   domisili   yan sama,

 

selanjutnya dilakukan seleksi berdasarkan pemeringkatan usia yang lebih tinggi;

4)  Jika  tidak  lolos  pada  seleksi  di  sekolah  pilihan  ke  satu,

 

selanjutnya dilakukan pemeringkatan jarak di sekolah pilihan ke dua;

5)  Jika tidak lolos di sekolah pilihan ke dua, maka Calon Peserta

 

Didik dinyatakan tidak diterima di sekolah tersebut.

 

6Calon Peserta Didik jalur KETM yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri akan disalurkan ke sekolah swasta terdekat domisili dan akan mendapat bantuan dana pendidikan dari pemerintah.

7)  Jika kuota afirmasi tidak terpenuhi, sisa kuota dilimpahkan pada

 

jalur zonasi.

 

c. Seleksi jalur perpindahan tugas orang tua /anak guru.

 

Seleksi jalur perpindahan tugas orang tua, melalui tahapan:


1)  Verifikasi data Calon Peserta Didik jalur perpindahan tugas orang tua atau anak guru yang sudah di input saat pendaftaran;

2)  Tempat domisili kepindahan (berdasarkan tugas orang tua) Calon

 

Peserta Didik, diprioritaskan pada wilayah kabupaten/kota atau provinsi yang sama dengan SMA yang dituju;

3)  Seleks bag anak   gur /tenag pendidik   atau   tenaga

 

kependidikan, diprioritaskan bagi Calon Peserta Didik yang memilih sekolah pilihan sesuai tempat bertugas orang tua;

4)  Seleksi  selanjutnya  dilakukan  melalui  pemeringkatan  jarak

 

domisili ke satuan pendidikan;

 

5)  Jika pada batas kuota terdapat beberapa Calon Peserta Didik dengan jarak yang sama, pemeringkatan selanjutnya berdasarkan usia yang lebih tua;

6)  Calon    Peserta    Didik    yang    diterima    merupakan    hasil

 

pemeringkatan hingga batas kuota yang ditetapkan satuan pendidikan (maksimal 5%)

7)  Jika kuota jalur perpindahan tidak terpenuhi, maka sisa kuota

 

dilimpahkan kepada jalur zonasi.

 

d. Seleksi jalur prestasi:

 

1)  Prestasi akademik nilai rapor:

 

Satuan pendidikan menetapkan kuota masing-masing jalur prestasi akademik nilai rapor dan prestasi kejuaraan. Seleksi jalur prestasi akademik nilai rapor dilaksanakan melalui tahapan berikut:

a) Verifikasi data Calon Peserta Didik jalur prestasi akademik nilai rapor yang telah dimasukan (input) saat pendaftaran

b) Seleksi dilaksanakan secara di luar jaringan (offline), mandiri oleh sistem pada satuan pendidikan masing-masing

c) Pemeringkatan hasil pengolahan nilai akhir prestasi dari nilai

 

rapor SMP/MTs atau sederajat pada semester satu (1) sampai dengan semester lima (5) pada mata pelajaran kelompok A yang diunduh (upload) dari data base sistem PPDB , menggunakan variabel yang terstandarisasi dengan rumus yang ditetapkan sekolah sebagaimana dijelaskan pada bagian

7 huruf d 8).

 

d) Mata pelajaran kelompok A, merupakan matapelajaran yang kontennya dikembangkan oleh pusat, meliputi:

(1) Pendidikan Agama dan Budi Pekerti


(2) Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

 

(3) Bahasa Indonesia

 

(4) Matematika

 

(5) Ilmu Pengetahuan Alam (6) Ilmu Pengetahuan Sosial (7) Bahasa Inggris

e) Pemeringkatan jumlah total nilai akhir dilakukan sistem IT pada satuan pendidikan, hingga batas kuota yang ditetapkan satuan pendidikan.

f)   Jika  dalam  pemeringkatan  hingga  batas  kuota  terdapat beberapa peserta didik dengan nilai yang sama, selanjutnya dilakukan pemeringkatan hingga batas kuota berdasarkan usia yang lebih tua;

g) Calo Pesert Didik   yan diterim merupakan   hasil

 

pemeringkatan hingga batas kuota;

 

h) Jika sampai batas kuota tidak lolos, Calon Peserta Didik dinyata kan tidak diterima pada jalur prestasi.

i)   Calon Peserta Didik yang tidak diterima pada jalur prestasi nilai akademik rapor, dapat mendaftar kembali pada jalur zonasi di periode kedua.

j)   Jika kuota jalur prestasi nilai rapor tidak terpenuhi, kuota dapat dialihkan ke jalur prestasi perlombaan/kejuaraan.

2)  Prestasi Perlombaan/kejuaraan

 

a)   Prestasi  perlombaan  berasal  dari  satu  jenis/bidang,  yang diutamakan adalah prestasi yang berjenjang, diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau Kementerian Agama.

b)  Satua pendidikan   dapat   melakukan   uji   kompetensi

 

berdasarkan prestasi yang dimiliki Calon Peserta Didik, jika dipandang perlu dan kondisi, ketersediaan sumber daya penguji serta sarana prasarana memungkinkan (tidak dilakukan pada masa darurat Covid-19).

c)   Jika dilakukan uji kompetensi (disesuikan kondisi Covid19), dapat dilakukan oleh panitia PPDB di satuan pendidikan atau melibatkan kerjasama dengan pihak/ lembaga/organisasi yang relevan dengan prestasi yang akan diujikan;

d Seleksi  jalur  prestasi  dilakukan  oleh  sistem  di  satuan

 

pendidikan  masing-masing secara luring (offline), mandiri,


dan hasil penetapan penerimaan dilaporkan kepada Dinas untuk diunggah (upload) pada Website PPDB.

e Panitia  dan  penguji  prestasi  wajib  merahasiakan  kepada

 

orangtua Calon Peserta Didik hasil uji kompetensi sebelum pengumuman penetapan penerimaan;

f Mekanisme seleksi jalur Prestasi kejuaraan dari perlombaan,

 

dilaksanakan dengan tahapan:

 

(1) Verifikasi data calon peserta didik yang telah dimasukan

 

(input) saat pendaftaran.

 

(2) Menghitung nilai akhir jalur prestasi, dengan ketentuan: (a) Jika tidak dilaksanakan uji kompetensi, nilai akhir

(NA) dihitung dari akumulasi skor tingkat kejuaraan

 

(STK: juara 1, 2, atau 3) dan skor tingkat wilayah kejuaraan dilaksanakan (STW: tingkat kecamatan, kota/kabupaten, provinsi, nasional atau internasional) NA = STK + STW

Skor prestasi dari tingkat wilayah penyelenggaraan

 

kejuaraan yang berjenjang, dihitung berdasarkan akumulasi dari tiap prestasi yang diperoleh.

(b) Jika dilaksanakan uji kompetensi, nilai akhir dihitung

 

dari gabungan skor hasil uji kompetensi (SUK) sesuai prestasi (50%), dan skor akumulasi tingkat kejuaraan dengan tingkat wilayah kejuaraan (50%)

NA = SUK (50%) + akumulasi STK + STW (50%)

 

(3) Prestasi  kejuaraan  dari  perlombaan  didasarkan  pada perolehan hasil kejuaraan di tingkat internasional, nasional, provinsi dan/atau kabupaten/kota, dengan kriteria sebagai berikut:

(a) Juara  internasional  1,  2,  3  dan  juara  nasional  1

 

(berjenjang) dapat langsung diterima;

 

(b) Selain  kejuaraan  internasional  1,  2,  3  dan  juara nasional 1 (berjenjang) , diberikan acuan penskoran prestasi sebagaimana terlampir pada petunjuk teknis untuk penetapan nilai akhir oleh satuan pendidikan;

(4) Seleks jalur   prestas kejuaraan   dilakukan   melalui pemeringkatan nilai akhir prestasi hingga batas kuota jalur prestasi kejuaraan yang ditetapkan satuan pendidikan.


(5) Jika  hasil  pemeringkatan  pada  batas  kuota  terdapat beberapa nilai prestasi Calon Peserta Didik yang sama, selanjutnya pemeringkatan berdasarkan jarak domisili terdekat.

(6) Calon  Peserta  Didik  yang  diterima  merupakan  hasil pemeringkatan hingga batas kuota jalur prestasi.

(7) Calon Peserta Didik yang tidak diterima pada jalur prestasi, dapat mendaftar kembali pada jalur zonasi.

(8) Jika  jalur  prestasi  kejuaraan  tidak  terpenuhi,  kuota

 

dilimpahkan kepada jalur prestasi nilai akademik rapor.

 

(9) Jika jalur prestasi nilai rapor dan prestasi kejuaraan tidak terpenuhi, kuota dilimpahkan pada jalur zonasi.

Pencarian


Kontak


Alamat :

Jl. H.O. Iskandar No 4. Subang kab.Kuningan

Telepon :

0232 6000159

Email :

smansubangkng@gmail.com

Website :

www.sman1subangkuningan.sch.id

Media Sosial :


PPDB ONLINE


Berita Terbaru


Persyaratan PPDB SMAN 1 Subang

Jalur PPDB

Jadwal PPDB SMAN 1 Subang

Alur Pendaftaran PPDB SMAN 1 Subang

Pengumuman Kelulusan


Bidikmisi


Sman1sku Cinematic


Polling


Bagaimana Tampilan laman SMA Negeri 1 Subang Kab. Kuningan

  Bagus Sekali
  Bagus
  Cukup Bagus
  Kurang Bagus
  Tidak Bagus

  Hasil Polling

SNMPTN


Kalender Kegiatan


Oktober 2020

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


Fan Page SMAN 1 Subang Kuningan